3 Artefak Misterius Yang Masih Membingungkan Sejarawan

Pada dasarnya, sejarah pasti akan dipenuhi dengan artefak-artefak aneh yang akan membuat para arkeolog menggali hal-hal baru setiap saat. Saat ini, halaman buku kuno, peta aneh dapat ditemukan di pasar gelap dan banyak sejarah yang masih sulit dipahami oleh para ahli. Beberapa artefak bagaimanapun lebih misterius daripada yang lain dan di bawah Ini adalah tujuh artefak samar yang masih membingungkan sejarawan hingga saat ini. Berikut dibawah ini 3 artefak misterius yang masih membingungkan sejarawan:

 

Peta Piri Reis

 

Peta Piri Reis adalah peta geografis yang berasal dari tahun 1513 M. Sesuai namanya, menurut informasi di dalam peta, peta ini dibuat oleh Piri Reis, seorang laksamana dan kartografer Ottoman. Peta Piri Reis berisi penguraian mengenai garis pantai Eropa, Afrika, pulau-pulau Karibia, dan bahkan Amerika Selatan dengan cukup akurat.

Reis juga mencantumkan sumbernya di peta, yang mencakup peta lain dari Mesir Ptolemaik, peta Arab awal, peta India Awal, dan yang paling menarik dari semuanya adalah peta mistis Christopher Columbus sendiri yang hilang.

Peta tersebut menggambarkan beberapa tempat yang konon belum ditemukan oleh penjelajah Dunia Lama, termasuk Nova Scotia, pantai Antartika, dan Pegunungan Andes. Bagaimana Piri mendapatkan informasi ini? Siapa penjelajah yang memberikannya padanya? Kita tidak akan pernah tahu.

 

The Voynich Manuscript (Naskah Voynich)

 

Naskah Voynich mungkin merupakan artefak paling terkenal dalam daftar ini. Naskah Voynich itu sendiri merupakan kodeks tulisan tangan bergambar yang ditulis dalam sistem penulisan yang tidak diketahui sejak awal abad ke-15. Kebanyakan ahli berpikir itu disusun di Italia Utara selama Renaissance Italia yang dibeli oleh Wilfrid Voynich pada tahun 1912.

Sebagian besar halaman memiliki ilustrasi atau diagram tumbuhan dan hewan yang tidak ada. Ratusan kriptografer profesional dan pemecah kode telah berusaha untuk memecahkannya, tetapi belum ada yang berhasil dan hingga saat ini mere masih tidak tahu apa artinya, untuk apa, atau siapa yang membuatnya.

 

The Shroud Of Turin (Kain Kafan Turin)

 

Hal ini harus menjadi salah satu objek paling kontroversial dalam sejarah umat manusia. Kain Kafan Turin telah memicu perdebatan antara sejarawan dan teolog. Kain Kafan Turin adalah selembar kain lenan yang tampaknya memiliki gambar samar seorang pria yang disalibkan di atasnya. Kain tersebut saat ini disimpan di Katedral Santo Yohanes di Turin, Italia. Banyak yang percaya bahwa linen itu adalah kain kafan pemakaman Yesus Kristus yang sebenarnya.

Dapat dimengerti bahwa para ahli tetap skeptis tentang hubungan artefak dengan keilahian. Para ahli menyatakan bahwa kain kafan turin dibuat di suatu tempat di antara 1260 dan 1390 M jauh setelah zaman Kristus. Terlepas dari penanggalan radiokarbon dan banyak catatan sejarawan, dua paus mengklaim bahwa Kain Kafan Turin adalah ‘ikon terhormat’ Kekristenan.

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.